Selasa, 12 November 2013

BAHAYA DEMAM BERDARAH

BAHAYA DEMAM BERDARAH

        Penyakit Demam Berdarah dapat menyerang siapa saja tanpa pandang bulu. Kaya atau miskin, tua atau muda, laki-laki atau perempuan dapat diserang olehnya. Bila terlambat penanganannya, resiko paling fatal yang dapat terjadi yaitu kematian. Demam Berdarah sudah menjadi endemis di Indonesia termasuk di kecamatan Dolopo, artinya bisa terjadi sepanjang tahun dan meningkat pada musim hujan atau pancaroba. Penularan DB dilakukan oleh nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus.
   
    Gejala klasik dari DB adalah demam tinggi disertai nyeri otot (mialgia) dan nyeri sendi (apalgia), sehingga badan terasa capek. Hal ini di ikuti dengan munculnya bintik/bercak perdarahan di bawah kulit. Namun kadang-kadang gejala klasik ini tidak tampak sehingga kewaspadaan menurun. Bila digambarkan dalam bentuk grafik, maka demam pada penderita DB akan berbentuk seperti pelana kuda, dimana:
           Hari ke 1-3 demam tinggi
           Hari ke 4-5 demam turun
           Hari ke 6-7 demam tinggi

Gejala pada anak biasanya lebih berat, karena :

1. Kekebalan tubuh anak umumnya kurang kuat 
2. Anak sulit minum, bahkan ketika di rumah sakit pun sering tidak makan minum hanya menangis, padahal obat utama Demam Berdarah adalah kecukupan pada jumlah cairan
3. Anak belum mengerti arti vital sign, sehingga tidak memberitahu orangtua,  Akibatnya pada banyak kasus anak di bawa ke RS dalam kondisi shock. Kondisi shock menjadi titik kritis terjadi kematian atau tidak karena pada saat itu cairan darah keluar dari pembuluh darah.

Penanganan Demam Berdarah :
1. Berikan obat penurun panas saat demam tinggi
    Demam akan berulang saat kekuatan obat habis
2. Lakukan pemeriksaan laboratorium bila demam lebih dari 2 hari
    Biasanya dari pemeriksaan itu terlihat jumlah trombosit menurun (<100.000/mm3)
    dan indikator kekentalan darah (hematokrit) meningkat
Selain obat-obat modern, terapi herbal yang sering digunakan masyarakat adalah buah jambu biji, angkak,  jus buah jambu biji, jus buah jambu merah, buah angco.
Karena daun jambu biji mengandung senyawa tanin dan flavonoid quercetine yang dapat menghambat aktivitas enzim reverse transcriptase yang berarti menghambat pertumbuhan virus berinti RNA (termasuk virus Dengue), jus jambu biji juga diduga kuat dapat mempercepat penyembuhan pasien DBD. Buah jambu biji mengandung vitamin dan zat gizi yang cukup lengkap diantaranya vitamin A, vitamin B, vitamin C, kalsium, karbohidrat, fosfor, besi, protein, lemak dan air. Kandungan zat gizi itulah yang berperan penting dalam meningkatkan kekebalan tubuh pasien guna melawan virus penyebab DBD.
Tidak ada obat yang secara spesifik mengatasi virus Dengue, pengobatan hanya mengatasi gejalanya.

Pencegahan Demam Berdarah
1. Mempunyai pola hidup sehat, seperti makan makanan yang bergizi, olah raga
     yang teratur dan istirahat yang cukup
2. Saat memasuki musim pancaroba, tingkatkan kebersihan rumah dan lingkungan
     Lakukan pemberantasan sarang nyamuk ldengan 3M plus, yaitu :
         - Menguras tempat berkembang biak jentik
         - Menutup wadah air
         - Mengubur kaleng dan ban bekas yang dapat menjadi sarang nyamuk
     Plus
         - Menggunakan kawat kasa
         - Menggunakan kelambu saat tidur siang
         - Menggunakan obat nyamuk oles, bakar atau semprot
         - dll
3. Melakukan fogging untuk mematikan nyamuk dewasa dan pemberian bubuk
     abate dibak mandi / tandon air untuk mematikan jentik.
   

           Segala tindakan pencegahan DB telah banyak dilakukan oleh pemerintah khususnya di Kecamatan Dolopo, bekerjasama dengan dinas terkait dan PKK, karena wilayah Dolopo merupakan daerah endemis penyebaran DB terutama pada musim pancaroba seperti sekarang ini.

1.Melalu kegiatan PKK, mengembangkan   program dimasing-masing pokja untuk  ikut memotivasi masyarakat melalui penyuluhan-penyuluhanagar melakukan
pencegahan DB. Lewat posyandu dikembangkan kegiatan misalnya adanya shodaqoh sampah, terutama sampah plastik, sehingga ibu ibu dapat lebih menjaga kebersihan lingkungan dan memanfaatkan limbah menjadi bahan         yang bisa lebih bermanfaat.
2. Menggalakkan kegiatan jumat ato minggu bersih, yaitu kegiatan di lingkungan tem
    pat tinggal untuk bersama sama bekerja bakti membersihkan lingkungan secara
    sukarela, dan menempel stiker tanda jentik nyamuk dirumah warga yang kedapat
    an jentik nyamuknya, apabila 2 kali berturut turut ditemukan jentik nyamuk di ru
    mah tersebut, maka minggu depan rumah tersebut menjadi sasaran utama kerja
    bakti lingkungan secara gotong royong
3. Bekerja sama dengan dinas terkait untuk rutin melakukan fogging di daerah yang
    rawan perkembangan jentik nyamuk dan virus Dengue, maupun di daerah yang
    memang sudah ada korban dari penyakit DB tersebut, sehingga tidak semakin me
    lar dan mewabah di daerah tertentu.

            Pencegahan Demam Berdarah tidak terlepas dari niat kita untuk selalu hidup sehat dan menjaga kebersihan lingkungan. Di mulai dari lingkungan sekitar kita mari kita biasakan hidup sehat karena mencegah jauh lebih baik daripada mengobati. Semoga bermanfaat....

Sumber : hendy prasetyo blogspot dan berbagai nara sumber
     


Anda boleh menyebar luaskan atau mengcopy paste-berita, artiel, maupun tips dari "Pujapo Jaya" jika artikel, berita dan tipz-tips ini sangat bermanfaat bagi teman-teman Anda, namun jangan lupa untuk meletakkan link postingan